MB IPB Repository

Perencanaan Strategik Pengembangan Bisnis Produk Buah-Buahan Olahan PT. Horti Nusantara, Mojokerto

Hernawan, Yoki (1999) Perencanaan Strategik Pengembangan Bisnis Produk Buah-Buahan Olahan PT. Horti Nusantara, Mojokerto. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
Download (329Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (391Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF
      Download (309Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF
        Download (379Kb) | Preview

          Abstract

          Industri pengolahan pasta buah-buahan merupakan salah satu bisnis industri yang memiliki peluang pasar yang besar dan sangat potensial. Untuk mengatasi kualitas dan kontinuitas bahan baku industri pengolahan sangat diperlukan penanganan yang tepat, sebab masih besar peluang menembus pasar serta mengembangkannya. Selain itu ketergantungan ekonomi nasional terhadap devisa, khususnya setelah te rjadinya krisis moneter dalam beberapa bulan terakhir ini mengharuskan Indonesia untuk lebih serius lagi dalam upaya memperoleh devisa melalui peningkatan ekspor produk olahan tersebut. Menyadari kondisi pasar yang sangat dinamis dan peluang yang juga sangat besar, PT. Horti Nusantara, Mojokerto mengembangkan berbagai produk buah meliputi pisang, durian, jeruk keprok, jeruk manis, jeruk besar, salak, belimbing, manggis, mangga, rambutan, pepaya dan markisa yang dibudidayakan secara intensif. Pisang merupakan komoditas utama saat ini dengan titik berat pada jenis Cavendish. Perusahaan menerapkan sistem 'Inti- Plasma' untuk menjamin stabilitas pasokan bahan baku dan untuk menjamin kualitas bibitnya, dilakukan pengembangan Kebon Pohon Induk. Selain itu PT. Horti Nusantara didukung oleh sebuah laboratorium kultur jaringan, nurseri, perkebunan, packing house dan pabrik pengolahan dengan teknologi yang sangat canggih dan modem. Divisi penelitian dan pengembangan, sub divisi pengolahan IT. Horti Nusantara saat ini bertugas untuk menemukan formula pasta dan jus buah yang terbuat dari pisang, pepaya, melon, behbing, semangka, tomat, mangga, nangka, nenas, jambu biji, sirsak, jeruk dan markiia dalam upaya diversifikasi produk. Saat ini perusahaan masih bertumpu pada sarana mesin yang dimiliki dan yang telah dicoba dan ditawarkan kepada konsumen baik dalam maupun luar negeri yakni pasta pisang, pasta sirsak, pasta pepaya, dan pasta mangga. Dengan demikian mesin yang dimiliki berfungsi tidak terbatas pada komoditi buah pisang saja, namun juga untuk produk buahbuahan lainnya sepanjang pasar dapat menyerapnya. Untuk dapat bersaing di pasaran intemasional, PT. Horti Nusantara hams dapat memuskan keunggulan kompetitif yang dimiliki dibandingkan dengan produsen produk olahan lainnya dari pesaing mancanegara. Akan tetapi lingkungan eksternal bisnis merupakan lingkungan yang sulit diduga dan sulit untuk dikontrol perubahannya, bersaing dalam mengembangkan bisnisnya serta menghadapi ketidakpastian mengenai apa yang te rjadi di masa yang akan datang. Berdasarkan kondisi perusahaan yang ada saat ini, maka dapat dirumuskan permasalahan yang dihadapi PT. Hoti Nusantara dalam membuat perencanaan strategik jangka panjang perusahaan, yaitu (1) manajemen membangkan bisnis produk olahan buah-buahan dalam menghadapi pelsaingan bisnis sejenis, (2) Bagaimana strategi pengembangan bisnis produk olahan buah-buahan yang dilakukan guna mengimbangi permintaan dan peluang pasar baik dalam negeri maupun diluar negeri, (3) Apa strategi pengembangan bisnis produk olahan buah-buahan yang sesuai dengan posisi perusahaan, (4) Alternatif program jangka panjang yang sebaiknya dilakukan PT. Horti Nusantara, (5) Bagaimana sasaran dan program jangka panjang yang dilakukan PT. Hoti Nusantara. Berdasarkan rumusan permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah (1) Menentukan strategi pengembangan bisnis produk olahan buah-buahan, (2) Memberikan rekomendasi alternatif strategi janka panjang pengembangan bisnis produk buah-buahan olahan bagi perusahaan terutama untuk menghadapi persaingan bisnis. Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah (1) Memberikan masukan kepada pihak manajemen PT. Horti Nusantara dalam merencanakan strategi bisnis produk olahan buah-buahan, (2) Sebagai sarana latihan dan pengembangan wawasan bagi penulis dalam penerapan teori, khususnya manajemen strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dimana dilakukan pengumpulan data untuk menjawab permasalahan yang ada dan dilakukan dalam bentuk studi kasus, sehingga kesimpulan yang diambil akan tetap terkait dengan perusahaan. Data diperoleh melalui wawancara. penyebaran kuesioner, dan studi literatur. yang diterapkan dalam analisis dan pengolahan data meliputi, (1) Menganalisis visi/misi, dan tujuan perusahaai, (2) Analisis lingkGgan internal perusahaan dengan metode matrik IFE, (3) Analisis lingkungan ekstemal dengan metode matrik EFE dan analisis lingkungan industri dengan analisis 5'Porter, (4) Analisis posisi perusahaan dengan matrik intemal-ekstemal (IE). Berdasarkan hasil identifikasi dan kajian terhadap lingkungan internal dan ekstemal perusahaan, maka dapat diketahui faktor-faktor yang merupakan kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang perusahaan. Faktorfaktor tersebut, yaitu (1) Kekuatan : kualitas bibit, tenaga ahli yang profesional, tenaga kerja setempat, peralatan produksi yang canggih dan modem, kapasitas pabrik yang besar, kualitas produk, dan kemitraan dengan petani plasma. (2) Kelemahan : keterbatasan modal ke ja, kemampuan dalam lobi, negosiasi dan peramalan (forcasting), produksi masih belum efisien, perencanaan karir masih belum jelas, sistem informasi manajemen belum berkembang, program litbang (R&D) belum optimal, dan disiplin karyawan produksi masih rendah. (3) Peluang : menigkatnya permintaan produk olahan, terbukannya pasar ekspor, peningkatan konsumsi per kapita, perkembangan teknologi informasi, stabilitas kurs, perkembangan luas areal panen buah-buahan, dan kebijakan pemerintah. (4) Ancaman : persaingan industri sejenis, kondisi politik, tingkat suku bunga yang tinggi, biaya transportasi yang semakin mahal, pertumbuhan ekonomi yang negatif, inflasi yang tinggi, dan kondisi pasar global dan berlakunya AFTA. Sedangkan hasil analisis industri dengan menggunakan 5'Porter didapatkan jawaban bahwa : (1) Industri pengolahan pasta buah masih memiliki potensi untuk menghasilkan laba, (2) Daya tarik industri pengolahan pasta ini masih cukup tinggi. Hasil analisis matriks internal-eksternal (IE) menunjukkan bahwa PT. Horti Nusantara berada dalam kategori sedang dalam lingkungan industri pengolahan pasta buah-buahan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai faktor eksternal sebesar 2,448 dan nilai faktor internal sebesar 2,396. Dengan posisi tersebut strategi yang dapat dikembangkan yaitu strategi mempertahankan dan mengembangkan strategi yang selama ini dilaksanakan untuk mempertahankan pangsa pasar, penjualan dan laba perusahaan. Setiap perusahaan dalam industri memiliki strategi masing-masing dalam menjalankan bisnisnya. Namun kemampuan dan pengetahuan yang hampir sama menciptakan suatu sistem industri yang hampir sama pula. Dalam ha1 produk, harga, distribusi, promosi, penelitian dan pengembangan, serta kegiatan-kegiatan lain yang terkait didalamnya dilakukan dengan cara yang sama. Dari pengembangan matrik internal dan eksternal perusahaan yang didapat dengan mengidentifikasikan faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, maka dapat disusun beberapa alternatif strategi guna pengembangan produk olahan buah-buahan bagi perusahaan. Beberapa diantaranya yaitu dengan strategi keunggulan biaya, unggul mutu, unggul segmen pasar, unggul teknologi ramah lingkungan, strategi litbang produksi buah-buahan, strategi pengembangan produksi buah-buahan, strategi pengembangan produk olahan buah-buahan dan strategi pemasaran. Dan beberapa alternatif formulasi strategi tersebut, kemudian diimplementasikan berupa perencanaan strategik jangka panjang kegiatan pengembangan bisnis produk buah-buahan olahan (action plan) PT. Horti Nusantara, Mojokerto yang diimplikasikan ke dalam kegiatan-kegiatan rencana jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Beberapa rencana kegiatan pengembangan bisnis produk buah-buahan olahan PT. Horti Nusantara diimplikasikan ke dalam kegiatan-kegiatan fungsional, yaitu : (1) program kegiatan produksi dan operasi terdiri dari pengembangan produksi buah-buahan, yaitu dengan penumbuhan sentra produksi, pemantapan sentra produksi, pengembangan litbang budidaya buah-buahan; (2) pengembangan produk olahan buah-buahan, yaitu dengan mengembangkan produk olahan buah-buahan dalam rangka diversifikasi produk pangan; (3) pengembangan produksi pengolahan pasta pisang dan sirsak, yaitu perbaikan fasilitas produksi, produk, skala produksi, pengendalian kualitas, tata letak mesin, dan perencanaan bahan baku; (4) program kegiatan pemasaran produk pasta buah, yaitu dengan memperluas potensi pasar, membangun citra produk, memperluas jaringan distribusi, dan menggiatkan promosi; (5) rencana kegiatan sumberdaya manusia, yaitu dengan mengembangkan kualitas karyawan, proses pengrekrutan karyawan, pemberian kompensasi, dan kesejahteraan karyawan; (6) program kegiatan sistem informasi manajemen, yaitu mengoptimalkan sistem informasi manajemen dan pengadaan Local Area Networks (LAN) dan Wide Area Networks (WAN). Untuk mengembangkan bisnis perusahaan dimasa mendatang diperlukan adanya komitmen dari pihak manajemen untuk merubah kondisi saat ini dengan melihat adanya peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya lebih besar dari kondisi saat ini. Dengan tingginya permintaan produk buah-buahan olahan di pasaran dunia, memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan atau memperluas pasarnya dengan meningkatkan efisiensi produksi dengan meningkatkan kapasitas pabrik pengolahannya, serta hams ditunjang dengan keuangan yang kuat, sehingga peluang tersebut dapat dimanfaatkan perusahaan dengan baik. Masalah pasokan bahan baku berasal dari daerah lain yang jauh lokasinya dari pabrik sebaiknya diperhitungkan akan biaya transportasi. Saat ini biaya transportasi memang dirasakan sangat mahal, karena tingginya biaya perawatan, bahan bakar dan pembelian suku cadang angkutan yang diakibatkan oleh tingginya nilai dolar terhadap rupiah. Untuk itu perlu diusahakan mengembangkan atau mencari kerjasama mitra plasma yang baru disekitar wilayah produksi dengan pola inti plasma, sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah untuk mewujudkan masyarkat pertanian yang maju dan kuat. Kegiatan promosi untuk produk pasta sebaiknya digencarkan pada event-event khusus, baik di dalam maupun luar negeri melalui pameran, sponsorship, advertensi baik media cetak maupun elektronik. Sehingga dapat menarik calon investor untuk menanamkan modalnya di perusahaan selain memperkenalkan produk pasta itu sendiri. Perencanaan strategi pengembangan bisnis ini dapat dilakukan bila ada kebijakan dari Top Manajemen PT. Horti Nusantara untuk menerapkan rencana kegiatan yang telah disusun untuk lima tahun yang akan datang (1999-2003).

          Item Type: Thesis or Disertation (Masters)
          Uncontrolled Keywords: Perencanaan Strategik, Buah-Buahan Olahan, PT. Horti Nusantara, Mojokerto
          Subjects: Manajemen Strategi
          Divisions: Graduate Program of Management and Business > Perpustakaan
          Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
          Date Deposited: 02 Jan 2012 11:45
          Last Modified: 02 Jan 2012 11:45
          URI: http://repository.mb.ipb.ac.id/id/eprint/737

          Actions (login required)

          View Item